Tampilkan postingan dengan label Anak Cerdas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Cerdas. Tampilkan semua postingan

12 Ciri Anak Yg Cerdas & Berbakat

Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam-idamkan oleh orang tua. Kecerdasan seorang anak gres bisa, diketahui secara akurat dikala dirinya memasuki masa sekolah.

 Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yg Cerdas & Berbakat
Ilustrasi Anak Cerdas | Photo credit: Gettyimages.it / Imgorthand

Sebagai patokannya, berikut huruf anak yg mempunyai tingkat kecerdasan tinggi:

1. Menguasai Banyak Kosakata

Anak kecil namun sudah bisa mengoleksi banyak kosakata, menggunakan kosakata yg sulit dengan sempurna & menghasilkan sebuah kalimat yg terperinci & sanggup dimengerti, menkamukan anak ini cerdas.

Mereka punya potensi besar & umumnya mempunyai prestasi menonjol dikala di sekolah.

Penelitian telah mengungkapkan bahwa belum dewasa yg menguasai kosakata/kalimat dengan baik umumnya lebih cerdas di kelasnya dibandingkan dengan yg lainnya.

2. Suka Bertanya & Rasa Penasaran yg Tinggi

Jika Anda kewalahan anak Anda yg masih kecil suka melontarkan banyak pertanyaan maka jangan kesal dulu.

Anak yg selalu bertanya perihal segala sesuatu yg dilihatnya menkamukan dirinya cerdas & aktif berpikir. Umumnya anak cerdas suka bertanya semenjak dirinya masih kecil.

Usia 2-3 tahun anak sudah mulai berakal mengoceh sehingga akan sering bertanya / berkomentar perihal segala hal yg dilihatnya. Pada masa-masa ibarat ini, anak memasuki masa bermain & bahagia berinteraksi sehingga mempunyai rasa ingin tahu yg sangat besar.

Responlah dengan positif, kalau Anda benar-benar tenganggu alasannya si kecil terus bertanya maka usahakan menghindari respon negatif.

Ciri anak yg cerdas yaitu suka bertanya & punya rasa ingin tahu yg besar, hal ini lama-kelamaan akan terus melatih kemampuannya untuk berpikir kritis.

Walaupun memang sedikit merepotkan, Anda perlu bersyukur kalau anak Anda suka bertanya, hanya saja kalau anak mempunyai rasa ingin tau pada hal-hal yg membahayakan, maka orang renta perlu bertindak tegas, contohnya anak ingin bermain pisau maka katakan tidak dengan tegas.


3. Suka Berimajinasi

 Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yg Cerdas & Berbakat
Anak Berimajinasi | Photo credit: Visionaustralia.org

Jika anak suka berimajinasi, bisa, jadi dirinya termasuk anak yg cerdas. Berimajinasi membutuhkan berpikir secara mendalam.

Anak berimajinasi dengan menirukan hal-hal yg dilihat / dirasakannya, contohnya sang anak merenung & membaygkan awan berbentuk burung.

Atau juga anak buat gambar dengan catatan (cerita) yg dibuatnya sendiri. Jika anak kecil sanggup melakukannya padahal gres berusia sekitar lima tahun maka sepertinya beliau anak yg cerdas.

4. Aktif

Anak yg aktif juga bisa, menkamukan dirinya cerdas. Tapi aktif disini maksudnya bukan hiperaktif, garang / tidak bisa, diam.

Anak aktif berbeda dengan anak hiperaktif. Anak hiperaktif tidak bisa, diam, susah untuk fokus, garang & tidak sabaran. Adapun anak yg aktif mempunyai fokus perhatian yg baik, gampang dibilangin orang tua, lebih sabar & suka melaksanakan kegiatan yg jelas.

Hanya saja kini yg menjadi problem yakni orang renta membiarkan anak berjam-jam hanya bermain gadget, hendaknya belum dewasa diajak ke taman untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yg lebih berguna, khususnya acara fisik alasannya sanggup merangsang kecerdasannya.

5. Fokus Secara Intens

Pada dasarnya yg namanya belum dewasa akan susah untuk fokus/konsentrasi pada suatu hal. Nah, kalau anak dari kecil sudah bisa untuk konsentrasi dalam waktu lama, / melaksanakan suatu kegiatan tanpa terpengaruh oleh gangguan disekitar maka anak ini berpotensi cerdas.

loading...

6. Memperhatikan Sesuatu Secara Detail

 Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yg Cerdas & Berbakat
Anak Fokus | Photo credit: Flickr.com / Multnomah County Library

Anak yg cerdas mempunyai kemampuan/kebiasaan memperhatikan sesuatu secara detail, dimana dirinya bisa menemukan hal-hal yg sering dilewatkan oleh orang lain.

Ini masih terkait dengan tingkat kemampuan konsentrasi, dimana untuk bisa, memperhatikan sesuatu secara detail maka perlu tingkat konsentrasi yg tinggi, kalau seorang anak kecil bisa melakukannya maka itu luar biasa.

Khusus bayi gres beberapa bulan, contohnya ketika Anda menaruhnya di sekeliling bantal tinggi semoga tidak bisa, keluar, kalau si kecil mempelajari hal-hal yg bisa, dilakukannya untuk bisa, terbebas (hingga kesannya sanggup keluar bahkan dalam waktu singkat), hal itu bisa, menjadi pertkamu bahwa ia anak yg cerdas.

7. Memiliki Ingatan yg Sangat Baik

Anak yg cerdas sanggup mengingat dengan baik perihal banyak sekali informasi yg pernah didengar & dilihatnya.

Dimana hal yg mengakibatkan seseorang cerdas & mempunyai wawasan luas alasannya kemampuan mengingatnya yg baik.

Anak cerdas dengan kekuatan memori yg baik akan gampang untuk menangkap & mengingat kejadian-kejadian /pun pelajaran dikala di sekolah.

Umumnya anak yg punya ingatan baik akan lebih percaya diri & mandiri.

Khusus bayi, ingatan yg besar lengan berkuasa pada orang / barang-barang di sekitarnya bisa, menjadi indikasi kepintaran si kecil. Dia gampang mengingat wajah orang-orang yg ditemuinya, amatilah siapa yg masih familiar bagi si kecil / yg sudah dilupakan dengan cara melihat reaksinya dikala bertemu kembali.

Selain itu, kalau si kecil gampang mengingat kawasan mainan yg sebelumnya disimpan di kawasan tertentu, / ia bisa, mengingat lokasi terakhir kali ia memainkan mainan, itu bisa, menjadi indikasi si kecil pintar.


8. Praktis Tertarik Pada Banyak Hal

Seorang anak bisa, menjadi cerdas alasannya mempunyai impian / ketertarikannya yg besar lengan berkuasa pada banyak hal.

Hal inilah yg buat anak cerdas umumnya lebih aktif dalam kegiatan, selain itu anak cerdas suka melaksanakan eksplorasi pada hal yg menjadi keinginannya (minatnya). Dirinya akan mencari tahu banyak hal yg diminatinya tersebut.

9. Sudah Punya Hobby dari Kecil

Setiap orang mempunyai hal tertentu yg suka dilakukannya secara rutin. Tapi kalau si kecil sudah punya hobi yg ia rutin menyibukan diri dengannya, maka ini yakni hal yg bagus.

Seperti dijelaskan para jago bahwa pertkamu seorang anak jenius yaitu dirinya suka mempelajari suatu hal sampai mendalam. Dari kecil sudah mempunyai ketahanan berguru & gairah yg besar lengan berkuasa dalam mempelajari sesuatu. Hal ini kelak buatnya terlatih untuk gampang menguasai banyak bi&g.

Anak sudah mempunyai rutinitas/aktivitas aktual dari kecil, ini sangat anggun untuk perkembangannya. Selain itu kalau si kecil sudah mempunyai rutinitas maka dirinya akan lebih jarang rewel, ini tentu sangat menyenangkan orang tua.

10. Suka Celingak-Celinguk (Khusus Bayi)

 Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yg Cerdas & Berbakat
Bayi | Photo credit: Gettyimages.com / Blend Motion

Jika si bayi sering celingak-celinguk & selalu memperhatikan apa saja yg di dekatnya, ini bisa, menjadi indikasi kecerdasan.

Si kecil sangat sadar & ingin tau pada lingkungan di sekitarnya. Si bayi celingak-celinguk dikala ada bunyi yg muncul, ini berarti ia mulai mengenali bunyi & mencoba mencari sumbernya.

Walaupun si kecil sering celingak celinguk, tapi ia juga bisa, fokus dikala melaksanakan sesuatu yg disukainya, /pun bisa, fokus memperhatikan hal yg menarik bagi dirinya.

Contoh seorang balita yg mempunyai potensi kecerdasan tinggi, contohnya dikala menuntaskan puzzle, dirinya selalu fokus & tanpa bosan untuk berusaha sampai kesannya berhasil. Ini menkamukan si kecil cerdas & punya daya juang yg tinggi.

Terbiasa untuk konsentrasi/fokus akan buatnya terlatih dalam mempelajari segala sesuatu yg gres dengan cepat & mudah.

Loading...

11. Senang Tertawa & Tersenyum Sejak Kecil

 Memiliki anak yg cerdas tentu sangat diidam 12 Ciri Anak yg Cerdas & Berbakat
Bayi | Photo credit: Shutterstock.com | By Syda Productions

Orang renta bisa, mengingat-ingat kapan si kecil mulai suka tertawa, semakin awal maka itu menkamukan potensi si kecil tumbuh cerdas semakin tinggi. Dimana si kecil sudah bisa, memahami perihal yg beliau lihat & dengar untuk menganggapnya lucu.

Saat si kecil diajak berckamu & ia bisa meresponnya dengan tertawa / tersenyum, berarti ia bisa, dengan cepat memperhatikan, memahami & mempersepsikan hal-hal yg ada di sekelilingnya.

12. Ciri-Ciri Lainnya Anak Cerdas

Psikolog anak menjelaskan bahwa anak cerdas sanggup dilihat dari dirinya yg gampang beradaptasi, & mempunyai impian untuk mencari solusi dari suatu permasalahan.

Anak yg cerdas juga sanggup berguru dari kesalahan yg sudah terjadi, hal inilah yg buatnya sangat jarang terjatuh ke dalam kesalahan yg sama.

Anak yg cerdas umumnya jarang untuk sebentar-sebentar merengek minta tolong ketika menghadapi suatu kesulitan.

8 Cara Mendidik Anak Semoga Patuh, Baik & Cerdas

Setelah Anda menjadi orang renta maka Anda mempunyai tanggung jawab yg sangat besar. Mendidik anak memerlukan kesabaran, taktik & kolaborasi kedua pasangan.

Pendidikan anak di masa kecil akan sangat menghipnotis dirinya dikala remaja nanti. Punya anak yg pintar, baik & patuh tentunya menjadi idaman ayah & bunda.

 Setelah Anda menjadi orang renta maka Anda mempunyai tanggung jawab yg sangat besar 8 Cara Mendidik Anak Agar Patuh, Baik & Cerdas
Ayah & Anak | Photo credit: Mediabakery.com / Photoplay Digital Vision

Langsung saja, berikut poin-poin yg harus diperhatikan dalam mendidik anak:

1. Memberikan Tela&

Jika menginginkan anak yg baik & penurut, pastikan Anda menjadi orang renta yg baik dahulu. Jadilah tela& yg luar biasa untuk anak Anda.

Mengapa harus menunjukkan tela& yg baik pada anak? Itu alasannya yaitu belum dewasa merupakan peniru ulung, anak akan mencontoh segala hal yg dilihat & didengarnya.

Jika orang renta mempunyai kebiasaan / prilaku yg buruk, maka cepat / lambat niscaya akan ditiru oleh anak.

Jika Anda sebagai orang renta mempunyai prilaku / kebiasaan yg buruk, maka mulailah memperbaiki diri Anda sesegera mungkin.

Jika Anda ingin anak Anda bertutur kata yg lembut & baik, maka Anda juga harus mempunyai tutur kata yg lembut, anak nanti akan menirunya.

2. Kasih Sayg

Kasih sayg merupakan hal yg sangat penting & harus diberikan pada anak. Yang namanya belum dewasa tentunya ada rasa manja & ingin disayg dalam dirinya.

Disinilah orang renta harus menunjukkan kasih sayg & memanjakan anak sesuai dengan porsinya.

Anak yg mendapat kasih sayg yg baik, umumnya akan tumbuh menjadi anak yg cerdas, baik itu kecerdasan intelektual maupun kecerdasan emosionalnya.

Hanya saja hindari berlebihan dalam memanjakan anak, walaupun anak gembira alasannya yaitu sering dimanja tapi dirinya akan sulit sanggup bangkit diatas kaki sendiri nantinya.

Anak yg dimanja secara berlebihan nantinya akan tidak sanggup bangkit diatas kaki sendiri & lemah dalam mengatasi persoalan-persoalan di dalam kehidupannya.

Dengan begitu, menunjukkan kasih sayg pada anak bukan berarti terlalu memanjakan anak, alasannya yaitu dikhawatirkan akan berdampak jelek pada diri anak itu sendiri.


3. Latihlah Rasa Tanggung-Jawab pada Diri Anak

Selain memanjakan anak, orang renta juga perlu mengajarkan rasa tanggung jawab pada diri anak.

Jika anak Anda yg sekolah SD meletakan buku pelajarannya sembarangan, maka ajarkan anak untuk bertanggung jawab, anak harus membereskan buku-bukunya yg berceceran tersebut.

Orang renta harus mengajarkan anak bertanggung jawab atas segala kesalahan yg dibuatnya, ini bukan berarti tidak menyaygi anak.

Justru ini bentuk kasih sayg orang renta semoga anak semenjak kecil terlatih untuk bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, & anak juga terlatih untuk menjalankan kewajibannya (tugas-tugsnya).

4. Ajarkan Rasa Simpati & Cara Bergaul

Rasa simpati ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang dalam melaksanakan pergaulan / interaksi sosial.

Agar anak Anda gampang bergaul & mempunyai kehidupan sosial yg baik, maka semenjak kecil harus diajarkan rasa simpati.

Ajarkan anak rasa simpati, berguru mencicipi apa yg orang lain rasakan, berguru menghargai pendapat orang lain, hingga berguru bagaimana cara berkomunikasi yg baik dengan orang lain.

Anda perlu meningkatkan kemampuan bersosialisasi anak, alasannya yaitu sosialisasi ialah pondasi yg sangat penting dalam kehidupan seseorang (untuk mempunyai teman).

Anak yg mempunyai perkara dalam kemampuan interaksi sosial beresiko tinggi mengalami gangguan emosinal. Kemampuan bersosialisasi sangat penting untuk tumbuh kembang anak & pengembangan karakternya.

Anak akan melihat & mencontoh orangtuanya wacana cara berbicara, bergaul & menyapa orang lain, jadilah role model yg baik sehingga nantinya anak bisa, bergaul bersama teman-temannya dengan baik.

Jika anak kurang percaya diri dalam bergaul dengan teman-temannya maka segera atasi, jangan dicueki saja alasannya yaitu dikhawatirkan rasa tidak percaya diri akan terus ada hingga dewasa.

Buatlah suasana keluarga yg terbuka antara orang renta & anak, orang renta mempunyai tanggung jawab besar pada anak, ajaklah anak berkomunikasi & berckamu.

Jika anak ingin curhat, maka berikan anak waktu yg banyak untuk berbicara mengeluarkan isi hatinya. Dengan begitu, anak nantinya akan terbuka pada orang tuanya, serta berani untuk bertanya & mengelurkan pendapatnya.

Jika anak ingin bergabung dengan klub futsal, sekapbola, basket, dll maka jangan dilarang, justru orang renta harus mendorong/menyemangatinya alasannya yaitu anak nantinya akan mempunyai banyak teman.

loading...

5. Dorong Anak Punya Rasa Ingin Tahu yg Besar

Pada dasarnya, semua belum dewasa mempunyai rasa ingin tau & rasa ingin tahu yg kuat. Saat melihat sesuatu yg gres menurutnya, maka anak akan banyak bertanya.

Selain itu, anak juga sangat antusias untuk mencoba banyak sekali hal baru, ibarat memotong kertas dengan gunting, mewarnai, dll. Hal ini bagus, hendaknya Anda mendorong anak untuk memunculkan rasa antusias & ingin tahunya.

Seorang ilmuwan besar dunia, Albert Einstein konon menyampaikan bahwa kesuksesannya tersebut bisa, diperoleh bukan karena kejeniusan, tapi alasannya yaitu rasa ingin tahu yg sangat besar.

Oleh alasannya yaitu itu, khusus Anda sebagai oang tua, hendaknya senang ketika mempunyai anak yg suka bertanya.

Walaupun mungkin cukup merepotkan alasannya yaitu anak sering bertanya, tapi jangan merespon pertanyaan anak dengan marah-marah / respon negatif lainnya.

6. Tumbuhkan Kemampuan Berpendapat Anak Sejak Dini

Seringkali orang renta yg adikara tidak mau mendengarkan pendapat anak, ini sebuah kesalahan besar.

Justru ketika anak bisa, mengeluarkan pkamupatnya sendiri menkamukan dirinya cerdas & bisa berpikir dengan baik.

Orang renta seharusnya mendorong anak untuk sering-sering mengeluarkan pendapatnya, hal ini akan melatih kecerdasannya semenjak dini.

Berikan respon kasatmata ketika anak mengeluarkan pendapatnya, berikan pujian/penghargaan & jangan mencelanya.


7. Berikan Pujian

Berikan kebanggaan ketika anak melaksanakan sesuatu yg baik, sehingga anak akan senang & selalu semangat untuk melaksanakan hal baik tersebut.

Selain itu, memuji anak akan sanggup meningkatkan kecercayaan dirinya, bila anak melaksanakan hal yg baik maka berikanlah pujian, jangan membisu saja.

Jangan hingga orang renta tidak perhatian terhadap anak. Anak yg semenjak kecil tidak dipedulikan oleh orang tuanya nantinya akan cenderung minder dikala bergaul dengan teman-temannya.

Anda tidak harus sering-sering menunjukkan kebanggaan pada anak. Intinya, berikan kebanggaan dikala itu diperlukan. Pujian secara proporsional akan meningkatkan motivasi/semangat anak.

8. Saling Terbuka

Orang renta harus bersahabat dengan anak, buatlah anak nyaman berada di sisi orang tuanya. Sehingga ketika ada sesuatu, anak mau terbuka pada orang tuanya.

Dengan menampakan perilaku saling terbuka antara orang renta & anak, ini sangat manis alasannya yaitu orang renta sanggup mengetahui kondisi anak secara pasti.

Orang renta sanggup mengetahui hal-hal yg buat anak senang maupun sedih, orang renta juga sanggup mengetahui sifat anak.

Jangan hingga anak tertutup pada orangtuanya, dimana anak enggan untuk menceritakan apa yg dialaminya sehari-hari.

Agar anak mau terbuka, hindari kata-kata yg menghakimi & merendahkan anak. Sebaliknya, orang renta menunjukkan ucapan-ucapan yg memotivasi anak.

Ajak anak ngobrol secara teratur, topik pembicaraan bisa, apa saja, termasuk sesekali bergurau. Rutin mengobrol dengan anak, akan buat anak lebih gampang terbuka kepada orang tuanya.

Selain itu semoga orang renta bersahabat dengan anak, maka jadilah orang renta yg mau mendengarkan keluhan-keluhan anak. Hal ini akan buat anak merasa diperhatikan sehingga dirinya akan lebih terbuka kepada orang tuanya.

10 Hal Seharusnya Dapat Dilakukan Anak Umur 3 Tahun

Anak 3 tahun tentu terlihat lucu & menggemaskan, disisi lain anak sudah cukup besar untuk bisa, menunjukkan kemampuannya, sehingga menyenangkan orang yg melihatnya.

Anak mulai jarang mengompol, anak juga semakin mempunyai rasa ingin tahu yg besar.

 tahun tentu terlihat lucu & menggemaskan 10 Hal Seharusnya Bisa Dilakukan Anak Umur 3 Tahun
Anak 3 Tahun | Photo credit: Rebeccaortonphotography.com

Berikut apa saja yg seharusnya terjadi ketika anak berusia 3 tahun:

1. Anak Mulai Bisa Makan Sendiri

Memasuki usia 3 tahun, anak seharusnya sudah mulai makan sendiri, walaupun mungkin masih kacau, tapi anak pada masa-masa ini mempunyai cita-cita untuk makan sendiri.

Sebagai orang tua, dorong/motivasi anak biar terbiasa makan sendiri. Kurangi kebiasaan menyuapi anak, sehingga anak lebih terlatih untuk makan sendiri.

2. Pergi ke Toilet

Pada usia 3 tahun, umumnya akan mulai risih dengan yg namanya popok, anak akan melepas popoknya.

Pada masa ini, anak mulai dilatih untuk menggunakan toilet, apalagi jikalau anak sendiri yg meminta untuk menggunakan toilet, serta anak lebih menentukan menggunakan celana dalam daripada popok.

Kesimpulan: Saat memasuki usia 3 tahun, seharusnya anak sudah berkurang menggunakan popok, & sudah mulai bisa, menggunakan toilet.


3. Ikut-Ikutan dalam Pekerjaan Rumah

Jangan remehkan anak usia 3 tahun, dirinya sudah mulai siap untuk melaksanakan beberapa pekerjaan rumah (yg sesuai dengan usianya).

Misalnya menaruh mainan di keranjang, meletakan buku di tempatnya, dll. Bahkan anak ketika melihat orang tuanya menyapu, akan ikutan-ikutan menyapu.

Sudah saatnya Anda menunjukkan tugas-tugas rumah untuk anak usia 3 tahun, tentu tugas-tugas yg sesuai dengan usianya.

4. Kemampuan dalam Bergaul

Orang bau tanah akan melihat peningkatan dalam cara anak bergaul. Anak mulai berguru wacana saling mengasihi, menyebarkan mainan, bergantian tunggu giliran, dll.

Anak bergaul dengan sobat sebayanya jauh lebih baik dibandingkan satu tahun yg lalu.

Hanya saja bukan berarti anak 3 tahun terbebas dari sifat “tidak ingin berbagi”. Orang bau tanah perlu mengarahkannya tapi jangan terlalu memaksanya, butuh waktu biar anak bisa, mengerti.

5. Peningkatan Kemampuan Emosional

Anak mulai memahami emosinya & juga emosi orang lain, walaupun anak masih dalam tahap awal (latihan) mengendalikan emosi.

Anak seharusnya sudah mulai bisa, memahami (menunjukan) beberapa jenis emosi, menyerupai kegembiraan, kemarahan, serius, beckamu, ketakutan, kesedihan, dll.

Jika anak melihat sesuatu yg agak lucu, jangan kaget jikalau anak akan meresponnya dengan tertawa ngikik / bahkan terbahak-bahak.

Sebaliknya, anak juga bisa, merasa kecewa (karena sesuatu) sehingga Anda akan melihatnya mengeluarkan airmata.

Loading...

6. Perkembangan Akal

Anak mulai menguasai banyak kata, tapi belum bisa, sepenuhnya lancar berbicara. Setidaknya ucapan (kalimat pendek) anak 3 tahun seharusnya sudah terdengar jelas.

Kemampuan kebijaksanaan anak semain berkembang. Saat akan pergi, anak mungkin akan bertanya “Mau ke mana?”.

Anak mulai mengenal waktu, menyerupai kapan berpakaian, kapan mandi, kapan makan, kapan tidur, dll.

Anak juga kemungkinan bisa, membaca kondisi orang tunya, apakah orang tuanya se&g murka / gembira.

Selain itu anak mulai memahami logika cerita, sehingga ketika Anda bercerita mungkin anak akan sering bertanya.

7. Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik anak akan terus berkembang, berikut hal yg umumnya bisa dilakukan anak 3 tahun:
  • Keseimbangan badan anak semakin baik. 
  • Anak seharusnya sudah bisa, naik-turun tangga, bahkan mungkin dilakukannya dengan cepat.
  • Anak bisa, menangkap bola dengan kedua tangannya.
  • Anak bisa, memanjat & berlari dengan baik.
  • Saat naik sepeda roda tiga, anak bisa, menyeimbangkan gerakan tangan & kakinya.
  • Anak bisa, berjalan jinjit.
  • Anak bisa, bangun sebentar dalam posisi bertumpu pada satu kaki. 
  • Anak bisa, mendorong kereta belanja sambil berbelok.

8. Kemampuan Motorik Kasar

Ini wacana kemampuan anak dalam menggunakan tubuhnya, terutama dalam acara otot besarnya (secara umum bermain). Beberapa keterampilan motorik berangasan yg mestinya sudah dikuasai anak 3 tahun:
  • Naik sepeda roda tiga.
  • Berlari cepat dalam jarak pendek tanpa terjatuh.
  • Mampu memanjat furnitur yg rendah.
  • Bisa menen&g & melempar bola.
  • Bisa naik-turun tangga.

Pada usia 3 tahun merupakan masa anak yg sulit untuk diam, sehingga masuk akal jikalau anak sering berlarian & bergerak kesana-kemari.

Itu juga sebagai latihan motorik kasarnya, sehingga anak tidak perlu terlalu sering disuruh diam.


9. Kemampuan Berbahasa

Jika anak 3 tahun Anda belum bisa, banyak bicara, tidak usang lagi Anda akan menemukan anak Anda tersebut lebih banyak bicara. Anak akan bisa mengucapkan beberapa hal, seperti:
  • Nama & usianya
  • Bercerita wacana sesuatu.
  • Mengajukan suatu pertanyaan sederhana.
  • Menjawab pertanyaan sederhana secara singkat.

10. Kemampuan Kognitif

Semakin bertambahnya umur maka kemampuan kognitif anak semakin meningkat, & anak akan mulai mengajukan berbagai pertanyaan. Beberapa hal yg bisa, dilakukan anak 3 tahun:
  • Menghitung satu hingga lima.
  • Menyelesaikan puzzle sederhana.
  • Mengingat apa yg terjadi satu hari yg lalu.
  • Semacamnya.

Anak 3 tahun se&g dalam masa golden age. Anak akan cepat mendapatkan informasi yg didapatnya seiring dengan jumlah neuron yg bertambah pesat.

Lakukan beberapa stimulasi ini:
  • Bacakan anak cerita, sehingga rasa ingin tahu anak meningkat & kosakata-nya jauh lebih banyak.
  • Perbanyak angka & aksara di rumah. Caranya: gunakan karpet bertulis angka/huruf, melekat nama anak di pintu kamar, melekat magnet huruf, dll.
  • Bermain dengan kartu bertuliskan aksara & angka. Urutkan huruf/angka secara teratur.
  • Kenalkan aksara pada benda-benda yg sering ditemui anak, misal “B” untuk bola.
  • Perhatikan mood anak, Ibu harus pintar-pintar dalam menentukan waktu belajarnya.

Jangan memaksa, hindari menargetkan anak harus bisa, membaca/menulis, biar menghindari otak anak bekerja terlalu berat.

Anak 3 tahun mengalami perkembangan kemampuan kognitif secara pesat, tapi tetap dengan keterbatasan. Anak masih kesulitan untuk membedakan antara realita & fantasi imajinasinya.

Berkatalah dengan kalimat sesederhana mungkin biar anak bisa, benar-benar mengerti.